Total Tayangan Halaman

Jumat, 07 Agustus 2020

TAKTIK MEMBANGKITKAN LITERASI KEPALA SEKOLAH

 

Mengembangkan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) - Silabus

Penulis secara khusus mengamati ruang KS. Satu hal yang terlihat umum, bahwa di ruangan tersebut minim buku-buku literatur, baik berupa kamus, ensiklopedi, buku pengetahuan umum, maupun literature lainnya. Kalaupun ada tumpukan buku, biasanya hanya sebatas tumpukan berkas administrasi KS. Dengan demikian, penulis dapat menduga bahwa KS yang bersangkutan tidak terbiasa membaca.

PENDAHULUAN

Tugas pokok sebagai pengawas SMP di Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, sesuai Permenpan-RB No. 14 Tahun 2016 tentang perubahan atas Permenpan-RB No. 21 Tahun 2010 tentang Jabatan Fungsional Pengawas Sekolah dan Angka Kreditnya, antara lain setiap tahun melakukan: 1) Pembinaan terhadap guru dan kepala sekolah berdasarkan hasil pengamatan/pemantauan; 2) Melakukan bimbingan dan pelatihan profesionalisme guru pada MGMP dan kepala sekolah pada MKKS dengan materi sesuai dengan kebutuhan.

Pembinaan terhadap 10 KS SMP binaan, khususnya tentang pengembangan keprofesian berkelanjutan yang berkaitan dengan publikasi ilmiah, dan karya inovatif dilakukan sebatas ceramah oleh penulis. Di situlah penulis menyampaikan berbagai informasi tugas pokok dan fungsi kepala sekolah dan  publikasi ilmiah. Kegiatan berlanjut dengan diskusi terbuka antara penulis dengan para KS guna mengungkapkan berbagai masalah antara lain rendahnya literasi para KS tersebut.

Senin, 06 Juli 2020

SISI TERANG COVID-19 DI PENDIDIKAN

Misteri Virus Corona Covid-19, Efeknya Terhadap Anak-anak Bikin Heran
Protokol kesehatan; memakai masker
Covid-19 masih mengintai kita. Virus yang mematikan ini sudah merebak kemana-mana. Bayi, anak-anak, remaja, dewasa dan orang tua tanpa kecuali dan tanpa pilih kasih gampang tertular virus ini. SOP dan protokol kesehatan sudah diupayakan maksimal.  Berbagai usaha terus dilakukan agar segera dapat mengakhiri masa pandemi, juga agar pandemi tidak merebak ke seluruh sektor kehidupan termasuk pendidikan.


Di tengah pandemi yang terus melaju, dunia pendidikan tetap harus terus mendapatkan perhatian agar tidak terdampak buruk. Semua praktisi pendidikan dari kalangan pemerintah, pendidik, orang tua dan masyarakat bertekad untuk mengadapi Covid-19 sebagai tantangan.  Di balik semua itu diyakini ada hikmah dan manfaat.
Melihat dari dampak umum saat ini, pandemi Corona memang banyak menimbulkan ancaman bagi dunia pendidikan. Namun, kita dapat melihat dari sudut pandang berbeda sehingga ancaman dapat diubah menjadi peluang untuk memajukan dunia pendidikan.

RPP Secarik


Bagaimana cara membuat RPP satu lembar? - YouTube
Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) format terbaru satu lembar sempat membuat sejumlah guru tanda tanya besar. Hal itu sesuai dengan arahan Mendikbud Nadiem Anwar Makarim yang tertuang dalam Surat Edaran Mendikbud Nomor 14 tahun 2019 tentang penyederhanaan RPP. 
RPP merupakan berkas rencana kegiatan pembelajaran tatap muka yang harus diisi guru sebelum memulai pembelajaran. Mendikbud Nadiem mengatakan RPP ini penting untuk tetap diimplementasi. Namun, selama ini berkas RPP sangat menyita waktu guru-guru karena bisa sampai belasan halaman. Dari RPP itu, guru bisa melakukan refleksi terhadap pembelajaran yang dilakukan di kelas, selain dapat memperbaiki kinerjanya di kemudian hari.
Di dalam edaran itu dijelaskan, RPP tidak berlembar-lembar, cukup satu halaman/lembar saja. Namun bukan berarti  lebih dari satu lembar tidak boleh. Bapak dan ibu guru jangan salah arti. Komponen inti yang harus dimuat dalam Lesson Plan atau rencana pelaksanaan  pembelajaran oleh guru, ada tiga. Ketiganya adalah Tujuan pembelajaran, Kegiatan pembelajaran dan Asesmen atau penilaian.

Rabu, 02 Oktober 2019





NILAI-NILAI KEPAHLAWANAN, KEPERINTISAN DAN KESETIAKAWANAN

Oleh   :   Amin Hidayat, M.Pd.
Pengawas SMP Dinas Pendidikan Kab. Banyumas


Hasil gambar untuk animasi pahlawan indonesia”Bangsa yang besar adalah bangsa yang mau dan mampu menghargai sejarah perjuangan para pendahulunya”. Dalam konteks ini, sudahkan kita sebagai bangsa yang besar? Benarkah kita sebagai bangsa sudah sangat perhatian dan menghargai para pahlawan pejuang bangsa yang telah  mengorbankan jiwa dan raganya untuk kepentingan tanah air, masyarakat dan Negara Indonesia?

Pengantar
Bangsa Indonesia sebagai bangsa yang berbudaya, sudah selayaknya menghormati dan menghargai para Pahlawan/ Pejuang yang telah mencurahkan segala perhatian, pengabdian dan pengorbanan jiwa, raga maupun harta, demi kemerdekaan dan kejayaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sejarah mencatat bahwa untuk mendirikan NKRI, diperlukan proses perjuangan yang panjang, dan amat berat, oleh para Pahlawan/ Pejuang demi  tercapainya kemerdekaan NKRI.
Para Pahlawan/ Pejuang dalam merebut kemerdekaan tersebut, telah mewariskan nilai-nilai luhur kepada kita semua. Nilai-nilai luhur tersebut adalah Iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa; cinta damai tetapi lebih cinta kemerdekaan; nasionalisme dan patriotisme; teguh dalam pendirian dan cita-cita; berani dan rela berkorban; anti segala bentuk penjajahan dan diskriminasi; persatuan dan kesatuan; kesetiakawanan dan kebersamaan; loyalitas kepada bangsa dan negara; berbudi luhur dan dapat dipercaya; kebebasan berpikir, berpendapat dan berkreasi; ulet dan tabah menghadapi tantangan; disiplin; idealisme dan profesionalisme. Nilai-nilai luhur inilah yang dinamakan Nilai Kepahlawanan, Keperintisan dan Kesetiakawanan Sosial.

Kamis, 29 Agustus 2019

'BRUTAL'


Hasil gambar untuk animasi PUNAKAWAN
“Masih pagi, tergesa-gesa mau ke mana Gong?” sapa Petruk saat melihat Bagong bergegas berjalan keluar dari Padepokan Romo Semar.
Sesaat langkah Bagong tertahan. “Pagi-pagi aku seneng, Kang mendapat kabar kalau kita boleh gabung lagi di Majalah Info Education. Tapi beritanya datang pas aku lagi update berita viral, pemuda ngamuk rikin motor emuk, gara-gara ditilang polisi. Lha dalah! Pemuda itu ternyata anaknya si Togog,” jawab Bagong. Ada cantrik SMP mencaci-maki gurunya. Ada lagi yang ngroyok tukang kebun di sekolahnya. Gonjang-ganjing apa ini, Kang?” bagong melanjutkan langkah.
Sambil berjalan menyusul, Petruk bertanya, “Lha terus kamu mau ke mana, mau apa?”
“Aku mau mencari si Togog, dulu yang jelas aku tahu. Mau tanya, tahu ndak kelakuan anaknya? Kalau ternyata dia tahu dan diam saja, ya perlu diwejang sama Romo Semar,” jawab Bagong sambil terus berjalan.

TAMU RAMADHAN


Ramadhan adalah bulan yang sangat istimewa. Segala amal kebaikan akan dilipatgandakan pahalanya. Dengan demikian orang akan berlomba-lomba dalam beramal ibadah.

Ada sebagian orang atau kaum muslimin yang menyepelekan datangnya bulan Ramadhan. Dalam mensikapi bulan Ramadhan kaum muslimin terbagi menjadi tiga golongan ;

Hasil gambar untuk animasi PONAKAWAN DI BULAN RAMADHAN1.     Golongan yang menjadikan bulan Ramadhan menjadi tamu agung.
Kedatangaanya selalu dinantikan dan dipersiapkan penyambutannya, sebagaimana sabda nabi ;
Ya Allah berkahilah bulan Rajab dan bulan Syaban dan sampaikanlah ke bulan Ramadhan.
Sehingga ketika tamu itu datang tidak akan menyia-nyiakan waktu untuk menghormati dan melayani tamu, tidak mengutamakan urusan lain. Amalan amalan ibadah selama bulan Ramadhan terus ditingkatkan. Begitu Ramadhan berakhir, mereka merasa sedih, serasa cepat jalannya bulan ramadhan.

STARTEGI INOVASI KS


Tujuan utama inovasi di sekolah ialah untuk meningkatkan kualitas sekolah dan membangun budaya unggul dalam hal penampilan terbaik, sikap terbaik dan prestasi terbaik. Sekolah yang berkualitas terbaik dapat dipastikan didalamnya proses belajar mengajar efektif, prestasi hasil belajar siswa tinggi, para guru memanfaatkan waktu dengan baik untuk melaksanakan tupoksinya.Bagaimana strategi kepala sekolah mengimplementasikan inovasi kearah itu di sekolah?

Rasional
Pembahasan tema inovasi seakan tidak cukup dalam periode atau skala tertentu. Inovasi sering dilakukan mulai dari skala personal, kelembagaan, bahkan kebijakan. Inovasi dalam dunia pendidikan telah banyak dilakukan, banyak kajian dan strategi bagaimana inovasi dalam dunia pendidikan dapat dilakukan dengan adaptif sesuai dengan tuntutan dan kebutuhan jaman. Kenyataan, pada tataran tugas pokok dan fungsi kepala sekolah, prosedur strategis dalam melakukan inovasi di bidang pendidikan di sekolah sangatlah komplek. Kajian ditingkat lembaga pendidikan sudah sering dilakukan , meskipun demikian saat ini kualitas pendidikan di tanah air belum mencapai prestasi yang serempak ( Deni Darmawan, 2012 : 1).