Total Tayangan Halaman

Kamis, 29 Agustus 2019

TAMU RAMADHAN


Ramadhan adalah bulan yang sangat istimewa. Segala amal kebaikan akan dilipatgandakan pahalanya. Dengan demikian orang akan berlomba-lomba dalam beramal ibadah.

Ada sebagian orang atau kaum muslimin yang menyepelekan datangnya bulan Ramadhan. Dalam mensikapi bulan Ramadhan kaum muslimin terbagi menjadi tiga golongan ;

Hasil gambar untuk animasi PONAKAWAN DI BULAN RAMADHAN1.     Golongan yang menjadikan bulan Ramadhan menjadi tamu agung.
Kedatangaanya selalu dinantikan dan dipersiapkan penyambutannya, sebagaimana sabda nabi ;
Ya Allah berkahilah bulan Rajab dan bulan Syaban dan sampaikanlah ke bulan Ramadhan.
Sehingga ketika tamu itu datang tidak akan menyia-nyiakan waktu untuk menghormati dan melayani tamu, tidak mengutamakan urusan lain. Amalan amalan ibadah selama bulan Ramadhan terus ditingkatkan. Begitu Ramadhan berakhir, mereka merasa sedih, serasa cepat jalannya bulan ramadhan.


2.     Golongan yang menjadikan bulan Ramadhan sebagai tamu biasa.
Bulan Ramadhan dianggapnya sama dengan bulan-bulan yang lain.  Shaumnya hanya sekedar menggugurkan kewajiban saja, sholat tarawih sekedarnya saja, tidak diikuti dengan banyak membaca Al Quran, banyak istighfar dan meningkatkan amalan-amalan lainnya.

3.     Golongan yang menganggap bulan Ramadhan seperti tamu yang tidak diharapkan.
Mereka merasa berat menerimanya, setiap hari dan malam yang dilalui sekan lama, seolah tiada habis mereka menghitungnya. Mereka selalu menanti kapan berakhirnya bulan Ramadhan. Hari-hari mereka lalui dengan penuh paksaan, kosong tanpa amalan, bahkan kegembiraan yang luar biasa jika mereka telah melewatinya. Ketika Idhul Fitri menjelang, merekapun sangat gembira, telah keluar dan lepas dari bulan yang menyiksa.
Sesungguhnya Ramadhan adalah bulan yang penuh ampunan, dibukanya pintu-pintu syurga, di dalamnya ada malam Lailatul Qodar, yang pahalanya sama dengan pahala seribu bulan. Sangat merugi orang yang datang bulan Ramadhan menganggapnya sebagai tamu biasa-biasa saja. Nabi bersabda ;
Barang siapa yang shaum di bulan Ramadhan dengan iman dan mengharap ridho Allah, maka dosa dosanya yang lalu akan diampuni. HR Bukhori Muslim.
“ hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa, yaitu, dalam beberapa hari yang tertentu ; QS Al Baqoroh ; 183-184.
Ada banyak kiat amalan yang jika dijalankan dengan baik insyaallah akan menjadikan Ramadhan lebih berharga, lebih terasa, lebih bermakna dan berkah. Salah satu diantaranya mengoptimalkan segala ibadah wajib dan ibadah sunnah sepanjang 30 hari selama Ramadhan. Ada 5 amalan utama di bulan Ramadhan ;
1.     Puasa Ramadhan
‘Siapa berpuasa Ramadhan imanan wa ihtisaban, dengan keimanan dan mengharap pahala, diampuni dosa-dosanya yang telah lalu , HR Bukhori dan Muslim.
2.     Shalat malam
Hadist nabi yang diriwayatkan oleh Aisyah RA yang berkata ;
‘Jangan tinggalkan shalat malam karena sesungguhnya Rasulullah SAW tidak pernah meninggalkannya. Apabila beliau sakit atau melemah maka beliau shalat dengan duduk’ HR Abu Dawud dan Ahmad.
3.     Shodaqoh
Hadist dari Ibnu Abbas RA ;
‘ Rasulullah SAW adalah orang yang paling dermawan dan lebih dermawan lagi saat Ramadhan. Ketika dijumpai Jibril AS yang mengunjungi beliau setiap malam di bulan Ramadhan dan mengajarkan beliau Alquran maka sungguh Rasulullah SAW lebih dermawan dalam berbuat baik daripada angin yang berhembu, HR Bhukhari.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar