1. Peran Coaching
Ada dua komponen dalam sesi coaching, yaitu: proses
dan isi. Coach bertanggung jawab atas proses, yaitu sebagai pengatur
waktu dan memastikan bahwa coachee menentukan tujuan, strategi dan
tindakan yang jelas. Coach juga harus menjaga kepercayaan coachee dan
menjaganya untuk selalu fokus pada tujuannya. Sedangkan coachee bertanggung
jawab atas isi, yaitu: memilih bidang coaching, menentukan tujuan yang
spesifik, strategi, dan tindakan yang akan dilaksanakan. Selain itu, ia juga
bertanggung jawab untuk menentukan batas waktu dilakukannya tindakan yang telah
disepakati. Dengan demikian, coachee bertanggung jawab sepenuhnya
terhadap hasil coaching. Coachee menjadi penentu atas sukses atau
tidaknya proses coaching.
Menurut Boyd (2008: 6) dalam Coaching in Context ada
berbagai peran coach yang berbeda-beda dalam membantu guru. Peran yang
berbeda-beda ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan guru dan sesuai dengan tingkat
pengalaman profesionalnya. Pemahaman tentang variasi peran coach ini
akan membantu seorang coach untuk mengenali perannya dan kapan mereka
mencapai parameter tertentu.
Peran-peran coach adalah sebagai berikut:
